Sunday, April 30, 2006

Kiat Menulis dan Strategi Bisnis TI

Seminar ini di selenggarakan di Roxy Square, 29 April 2006, dengan koordinator dari DetikInet.
Seminar yang ditujukan untuk "calon" penulis buku-buku TI ini sangat menarik. Seminar menghadirkan 3 orang pembicara utama, masing-masing adalah Joko I Mumpuni, DonyBU dan Onno W. Purbo. Yang ingin saya bahas adalah mengenai Joko I Mumpuni, Onno W Purbo dan salah seorang pembicara tambahan.

J0ko I Mumpuni yang merupakan perwakilan dari kalangan penerbit memberikan pandangan mengenai penulisan buku TI, trik-triknya untuk bisa menembus penerbitan dan pengetahuan mengenai penerbitan. Pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan oleh penulis, terutama oleh penulis awal yang ingin mencoba-coba menuangkan pikirannya kedalam bentuk tulisan dan memperoleh sedikit imbalan, entah imbalan itu dalam bentuk kepuasan atau uang :D.

Onno W. Purbo, mempresentasikan sesuatu yang tidak istimewa. Hanya bagaimana dia menuangkan proses tulisannya secara teknis, yaitu dengan menggunakan powerpoint, capture gambar dan mengartikan gambar kedalam tulisan. Yang menarik adalah cara onno untuk menjaring minat masyarkat dengan menggunakan media mailing list.

Yang paling menarik, adalah pembicara dari seorang tunanetra dari MitraNetra yang bernama Ramaditya Adikara, yang ternyata adalah seorang penulis juga dan menjadi kontributor untuk majalah gameonline. Disamping itu penulis tersebut juga sedang mempelajari bahasa inggris dengan mengikuti proses belajar mengajar di universitas Darmapersada. Penulis ini mendemonstrasikan cara dia menulis ke dalam suatu komputer, dengan suatu program khusus untuk penulisan yang bisa menghasilkan suara sehingga bisa ketahuan apa yang terpampang pada monitor notebook. Bagi orang normal, program komputer tersebut kedengaran bising, karena apa yang di ketik atau di tampilkan akan menghasilkan suara dalam bahasa Ingrris. Namun bagi Rama tersebut, suara tersebut sangat berarti.

Yang patut diacungi jempol adalah semangat dari Rama tersebut, sehingga bisa menimbulkan motivasi kepada seluruh peserta dari seminar tersebut. Pembicara tunanetra yang hanya presentasi sekitar 15 menit tersebut, ternyata menghasilkan applouse dari pengunjung, melebihi applouse yang diberikan kepada ketiga pembicara utama dari seminar tersebut. Padahal pembicara tersebut bukanlah pembicara utama, bahkan dalam booklet tentang seminar ini, namanya pun tidak di sebutkan sama sekali.

Kalau orang yang mempunyai keterbatasan bisa mempunyai prestasi yang luar biasa, mengapa kita tidak. Ayo menulis !!

Wednesday, April 19, 2006

Internet Explorer 7 beta

Microsoft mengeluarkan browser bersi terbarunya, yaitu IE 7 beta. Dari segi tampilan versi ini ternyata masih mempunyai beberapa kendala, yaitu lebih lambat :), apabila dibandingkan dengan FireFox 1.5.0.2. Dari segi tampilan, IEv7 ternyata hampir sama dengan Firefox atau Mozilla, diantaranya adalah :

1. Pada bagian atas tersedia kolom search engine, yang mengacu ke MSN atau Yahoo! (google mana ? :)
2. Bisa di lakukan pembukaan tab windows, sehingga dalam satu windows, bisa melakukan ke beberapa website sekaligus
3. Tersedia adds-on aplikasi (pada IE sebelumnya ada juga, tapi tersembunyi)
4. Ada phising filter
5. Hilangnya menu di windows bagian atas, seperti File, Edit, View, Help, dll, yang tampil adalah menu Page dan Tools

Oh iya, waktu instalasi IEv7 tersebut, perlu validasi ke website microsoft (hiks). Untung pake windows orisinil :))

Secara penilaian keseluruhan pada IEv7 beta not recomended :D, mudah-mudahan versi yang bukan beta lebih bagus.

Saturday, April 15, 2006

Chating

"Akibat Chating Internet", begitu kalau tidak salah judul sinetron yang di tayangkan tanggal 14 April 2006. Apa salahnya chating ?? Seolah-olah dalam judul sinetron tersebut kata chating adalah sesuatu yang negatif, setara dengan minum-minuman keras, berjudi dan lain sebagainya. Di dalam sinetron tersebut, di ceritakan seorang ibu dengan 2 putra yang keranjingan chating di internet. Dalam chating tersebut, ternyata berkembang menjadi perselingkuhan. Setelah suaminya mengetahui perselingkuhan tersebut, mereka berpisah. Dan akhirnya si Ibu muda tersebut meninggal karena kecelakaan. Setelah jenazah di berangkatkan ke kuburan, anehnya pengantar kok tidak sampai-sampai di kuburan. Setelah satu jam, akhirnya pak Ustadz memutuskan untuk mendoakan si Ibu muda tersebut, dan jenazah langsung bisa sampai di kuburan. (umumnya sekarang sinetron indonesia alurnya memang tidak jauh dari hal kayak gini).

Nah apa salahnya chating ?? bukankah seharunya yang di salahin adalah perselingkuhannya ? Mungkin sang produser sinetron tersebut memang ingin memberikan suatu daya tarik terhadap sinetron tersebut, dengan "meminjam" satu istilah teknologi yang saat ini memang banyak digunakan dan sedang trend, "chating". Tapi adakah dampak dengan penggunaan istilah tersebut ? yah jelas, orang yang gaptek atau baru mendengar istilah chating bisa saja terpengaruh terhadap arti negatif dari penggunaan kalimat tersebut. Misalkan ada anak yang mau maen ke warnet dengan bilang mau chatting ke orang tua nya, orang tua yang tidak jelas dengan istilah tersebut, dan barusan nonton sinetron diatas, bakalan melarang anaknya ke warnet. Karena takut chating akan berpengaruh buruk terhadap anaknya.

Pada kenyataannya chating juga sangat berguna untuk menambah teman, menambah relasi dan lain sebagainya. Tidak jarang, saat ini perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi, akan memberikan alamat chat nya sebagai alternatif dalam melakukan komunikasi disamping telpon, email, atau sarana kontak yang lain. Banyak pula suatu perusahaan yang mempunyai cabang, akan berhubungan dengan mengguakan sarana chating tersebut.

Kebetulan sudah merasakan kerja di beberapa perusahaan IT, dan chating dengan Yahoo Messenger, biasanya memang selalu digunakan untuk berkomunikasi antar karyawan baik di dalam kantor yang sama, dengan karyawan yang berada di kantor cabang, atau dengan karyawan yang memang sedang berada di klien. Umumnya klien juga mempunyai sarana internet, jadi apabila merasa tidak enak untuk meminjam telpon, atau sayang terhadap pulsa apabila melakukan kontak dengan seluler, maka Yahoo messenger akan sangat membantu. Sebaiknya memang chating saat ini bisa dianggap sebagai sarana komunikasi alternatif yang baru.

Ada banyak sekali produk yang bisa digunakan untuk chating, misalnya Yahoo Messenger, Mirc, MSN, dan lain sebagainya. Namun untuk Indonesia, Yahoo Messenger saat ini merupakan sarana chating yang paling banyak digunakan. Ada cerita menarik dari sebuah komunitas teknisi ISP, karena mereka lebih banyak secara fisik harus di kantor, tapi secara tugas mungkin harus mengadakan rapat dengan teknisi ISP yang lain, maka digunakanlah sarana conference dengan Yahoo Messenger. Dan pada waktu harus mengambil keputusan, langsung saja ada yang nulis "Kalau setuju keputusannya, ketik 1", yang setujun akan mengetik 1 dan yang tidak setuju tidak akan menulis apapun :)) ternyata bisa jadi sarana demokrasi murah meriah secara online neh.

Friday, April 14, 2006

The Crims

Apakah Anda orang baik-baik ? penjahat manapun kalau di tanyai tentang hal tersebut bakalan menjawab kalau mereka orang baik-baik. Sejak jaman dahulu kala, banyak sekali game yang memposisikan pemain sebagai orang baik-baik, sedangkan lawan yang harus di hadapi adalah penjahat-penjahat. Itulah umumnya game yang ada dari jaman dahulu, baik game PC, game online, PS dan lain sebagainya. Tapi apakah Anda siap untuk menjadi sang penjahat ??

The Crims, adalah sebuah game online yang memposisikan pemain sebagai penjahat, segala bentuk kejahatan ada dalam permainan ini. Terus siapa yang menjadi lawan dari pemain ? bisa polisi yang akan menangkap dan menjebloskan kita ke penjara apabila pada waktu kita merampok dan ketahuan, bisa juga penjahat lain atau geng lain yang akan menyerang kita atau mengeroyok kita. Pada waktu kita melakukan pendaftaran pertama kali, ada beberapa pilihan jenis penjahat yang akan kita lakonkan, seperti Bandit, Germo, Pembunuh dan lain sebagainya. Setelah kita memulai permainan, kita harus mengumpulkan uang dengan cara melakukan perampokan, baik secara sendiri atau secara berkelompok.

Untuk memperoleh nilai tertinggi, yang akan di hitung dari keseluruhan pemain atau pemain yang bermain dalam satu negara, adalah "kehormatan". Semakin tinggi kehormatan atau respect dari pemain, maka semakin tinggi pula rangking dari penjahat tersebut. Uang sangat mempengaruhi sekali tingkat kehormatan (kayak dunia nyata hehehehe), semakin besar uang yang kita dapat, maka semakin besar pula kehormatan yang akan di peroleh. Untuk memperoleh uang, maka penjahat tersebut harus melakukan perampokan. Perampokan mempunyai tingkatan tersendiri, seorang penjahat kelas teri, tidak akan bisa merampok, sebuah bank.

Ada 4 komponen yang mempengaruhi kekuatan seorang penjahat, yaitu kepandaian, kekuatan, daya tahan dan kharisma. Semakin tinggi ke-empat komponen tersebut maka semakin tinggi pula tingkat perampokan yang bisa di lakukan. Bagimana membuat ke empat komponen tersebut menjadi tinggi ? bisa dengan cara melakukan kejahatan sendiri, atau dengan membeli point untuk setiap komponen dengan uang dari hasil kejahatan.

Penjahat juga harus pandai untuk melakukan bisnis, dengan berinvestasi pada sebuah bar, menjual narkoba atau memelihara WTS. Kepandaian dalam berbisnis akan menghasilkan banyak uang, maka kehormatan akan menjadi tinggi. Di dalam thecrims, 1 hari permainan adalah 6 jam dalam waktu nyata. Berarti dalam satu hari waktu nyata, mempunyai 4 hari dalam thecrims. Panjang permainan dalam thecrims akan di batasi menjadi suatu waktu tertentu, misalnya dalam 2 bulan dalam waktu nyata.

Untuk membantu permainan ini, ada beberapa website yang bisa digunakan untuk membantu pemain, seperti penyediaan kalkulator untuk menghitung kekuatan pemain apabila ingin merampok suatu target tertentu. Contoh kalkulator tersebut adalah http://www.crims.biz atau http://crims.schoolofwar.com.

Bahasa yang digunakan dalam permainan ini akan di sesuaikan dengan asal pemain, maka apabila kita bermain dari Indonesia, bahasa yang digunakan dalah bahasa Indonesia. Pemenang dalam game ini, akan memperoleh hadiah tertentu, seperti Xbox atau hadiah lain.

Selamat menjadi penjahat :)

Sunday, April 09, 2006

Fight to the Last Bit

Kamis, 6 April 2006, bertempat di hotel Shangrila jakarta, diselenggarakan sebuah event oleh Micro$oft tentang "Security", dengan tema "Fight to the Last Bit". Seminar yang konon di hadiri oleh seribu orang tersebut memang ajang pamer kekuatan keamanan oleh raksasa software, Micro$oft. Seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian seminar atau roadshow yang di selenggarakan di Asia Tenggara.

Pembicaranya sebagian besar dari Micro$oft Amerika, seperti Jacqueline Peterson, Simon Piff dan Steve Riley. Disamping itu ada juga "pakar" security dari Indonesia, Onno W. Purbo. Yang menarik dari pembicara dari Micro$oft adalah Steve Riley, yang konon kabarnya adalah Enterprice Security Archithec dari perusahaan tersebut. Terlihat banyak sekali pengunjung yang sangat antusias dengan Steve, bahkan tidak jarang orang satu ini di kerubuti dimanapun dia berada, untuk tanya jawab mengenai seputar security atau Micro$oft. Dan yang menarik adalah dari cara Steve menjawab pertanyaan atau dari cara dia membawakan presentasi, penguasaan massa yang konon seribu orang tersebut juga sesuatu yang luar biasa. (Mbayangin aja kalau dia jadi seorang jurkam pilkada di daerah hehehe).

Selama ini yang tergambar dari seorang kutu komputer adalah pembawaan yang serius, tapi rata-rata pembicara dalam seminar ini adalah orang yang memang ahli dalam penguasaan massa.

Satu "kesalahan" Micro$oft adalah hadirnya Onno W. Purbo. Sudah tau dia agak alergi dengan namanya perangkat lunak ber-licensi seperti Miro$oft, tapi malah di undang jadi pembicara :) .
"Materi presentasi saya sudah di sanitasi sama Micro$oft", membuka presentasinya. Yah jelas lah hehehe... Mungkin dengan hadirnya kang Onno ini memang bukan "kesalahan", karena di negri ini memang sulit menemukan "Selebriti" IT yang tidak pro-sama open source dan fans Micro$oft.