Monday, February 25, 2008

Fungsi (lain) MX2

Di dalam setting DNS, seringkali kita menjumpai istilah MX2. MX berarti Mail Exchangers atau bisa di artikan sebagai mail server. Suatu domain, memerlukan fungsi email sebagai cara untuk berkoumunikasi dengan domain yang lain. Di dalam paradigma lama, minimal MX yang di perlukan adalah satu buah MX, namun apabila mempunyai 2 MX akan lebih baik. Dimana MX ke dua akan digunakan sebagai cadangan.

Namun saat ini fungsi MX kedua (MX2) sekarang sudah meningkat. MX tidak hanya berperan sebagai cadangan apabila MX1 mengalami gangguan atau down, namun MX2 juga mempunyai fungsi yang lain, yaitu :

a.Mempunyai fungsi untuk membantu MX1 dalam mengurangi SPAM atau virus yang menyerbu MX1
Syarat dari penggunaan MX2 untuk mempunyai fungsi seperti diatas adalah adanya antispam dan antivirus di dalam fungsi MX2 tersebut.

b.Menangani email tumpahan dari MX1. Suatu mail server akan mempunyai keterbatasan dalam mengelola email yang masuk ke dalam server. Apabila proses di dalam server sedang tinggi, maka email yang masuk pada waktu itu akan di limpahkan ke MX2 untuk di simpan terlebih dahulu. Dan email tersebut akan di kirim kembali ke MX1 apabila MX1 sudah tidak sibuk lagi. Namun apabila tidak terdapat MX2, email tumpahan dari MX1 akan di kembalikan ke mail server pengirim, untuk kemudian di coba dikirimkan kembali apabila MX1 sudah tidak sibuk. Efek lainnya yaitu akan terjadi penghematan bandwidth apabila pengiriman email tidak keluar dari suatu jaringan apabila kedua mail server dalam satu jaringan.

Apa yang terjadi apabila di dalam konfigurasi DNS tidak di sebutkan sama sekali mengenai suatu MX record ? Apabila di dalam suatu setting DNS tidak terdapat catatan mengenai record sama sekali, maka email akan di kirimkan ke alamat IP yang ada hubungannya dengan alamat domain yang di tuju, misalkan adalah alamat DNS server.

Mempunyai lebih dari 2 MX sangat di sarankan dalam konfigurasi DNS server. MX yang mempunyai letak geografis yang terpisah juga sangat di sarankan, karena apabila terjadi permasalahan seperti putusnya jaringan bawah laut yang berdampak ke suatu negara atau adanya bencana alam yang menimpa suatu negara sehinga mengakibatkan terisolasinya negara tersebut, maka email tetap akan tersimpan pada mail server di belahan bumi yang lain.